Selasa, Juli 28, 2009

Mata, Hati, Telinga

Gue lagi suka lagunya Maliq and D'essential "Mata, Hati, dan Telinga". Dari dulu uda suka tapi entah kenapa lagu itu sangat mengena di hati gue sekarang ini. Lagu yang dapat meredam emosi gue yang sekarang ini berada dititik puncaknya.

Aku harus membuka mata karena tidak selamanya yang kita inginkan tidak selamanya kita dapatkan. Karena yang kau inginkan tak selalu yang kau butuhkan - Maliq. Tapi benar kah itu yang sebenarnya terjadi pada hidupku sekarang ini?

Mungkin itu benar,,,

Hanya pada-Mu yaa Allah, aku memohon petunjuk. Tuhanku tolong tunjukan yang akan datang hikmah dari semua misteri yang tak pernah kupecahkan...

Buka mata, hati, telinga agar pikiranku dan akal sehatku tetap berjalan seperti sedia kala. Sehingga tidak dapat dipermainkan orang-orang yang serakah itu. Buka mata, hati, telinga agar tidak hanyut dalam permainan mereka. Tetap membuka mata, hati, telinga agar tidak menjadi seperti mereka.

Pada saat aku berada dalam titik yang paling rendah, Sahabatku mengatakan bahwa kita harus bisa mengikhaskan semua yang terjadi dan menyerahkan segala urusan pada Allah. Niscaya kita akan dibantu oleh-Nya. Hal itu terjadi pada hidupnya sahabatku. Ia terbebaskan dari ketidakadilan dan namanya pun dibersihkan.

Aku percaya pada kuasa-Nya. Semoga Ia akan selalu membantuku melewati seluruh ujian ini. Amin.

Ada pun salah satu temanku berkata:
"Seseorang dengan pola berfikir yang negatif akan melihat masalah di dalam berbagai kesempatan, dan seseorang dengan pola berfikir positif akan melihat kesempatan di dalam berbagai masalah."

Keseluruhan perkataan mereka menguatkan aku. Aku harus kuat dan tetap bertahan di daerah yang penuh ketidakadilan, ketamakan, dan keserakahan. Aku harus tetap bertahan demi diriku, keluargaku, dan masa depan perusahaanku. Gak boleh gue menyerah gitu aja disini.

Gue harus lebih pintar melihat situasi, membaca kondisi dan menghentikan seluruh tindakan negatif mereka.

Biar saja Anjing-anjing itu makin keras menggonggongnya,, Kafilah tetap akan berlalu.
Makin keras anjing itu menggonggong, lempar aja pake tong kosong. Pasti akan bertambah nyaring bunyinya. :)

=reyree=

Vote Taman Nasional Komodo!!


Gambar diambil dari www.new7wonders.com


Please vote-vote and always vote Taman National Komodo at www.new7wonders.com

Selalu mendukung Indonesia dalam pemilihan 7keajaiban dunia yang baru dengan memvote taman nasional komodo. Dukung selalu!! Ini salah satu partisipasi warga negara dalam membela Indonesia. Tunjukan solidaritas dan totalitas kita sebagai warga yang mencintai negerinya.

I Love Indonesia.

=Reyree=

Sabtu, Juli 25, 2009

curcol

Curhat colongan...

Lagi asik gosip seru sama Rere,, tiba-tiba koneksinya MATEE... ahh payaah nie...
Seperti ini lah kalo berada di pedalamaan yang terpencil banget.. Orang telkom juga kesusahan kalo masang transfer tower kemari.

Tapi gimana, gue butuh! Walo berada dipedalaman harus tetap eksis! seperti sedia kala jauuuh sebelum di tugaskan disini.

Mungkin kalo PLTU Pacitan uda jadi, jaringan komunikasi bakal lebih lancar kali...
Berharap aja suatu saat nanti orang-orang ini sudah dapat berhubungan dengan dunia luar...

Amin

kerendahan hati bukan untuk direndahkan

Orang bilang kesabaran ada batasnya dan itu benar adanya!

Gue uda gak sabar dan sangat kesal berada di PLTU ini. Walau om selalu bilang berkat "mereka" kita bisa kenal orang-orang PLN dan dapat Job di PLTU ini, itu memang benar adanya. Dan gue gak bisa mungkirin kalau itu benar. Tapi ini juga salah! Karena mereka sudah menjadikan hal yang tidak benar terus menerus selama 5bulan ini!

Dan itu yang gak bisa gue terima! Ini menyangkut nama, harga dari dan kehormatan HMS. Gue gak bisa nerima karena gak pernah nepati janji mereka. Gue sangat sakit hati dengan ucapan mereka! NISTA!

Janji (Sesumbar) Geng Nista:

1. Menyediakan orang-orang yang profesional serta dapat bekerja dengan efektif dan efisien

Itu cuma omong kosong! Sampah! dan pembohongan karena FAKTANYA:

* kalo mereka kerjanya beres gak akan ada kopel, plat, dan baut yang berserakan atau pun hilang entah dimana! Itu tanda ketidakmampuan mereka dalam bekerja! Mereka tidak mampu mengdokumentasikan semua barang/material/alat. Yaaa pantas saja barang-barang itu pada hilang. Wong gak dicatat dan gak dihitung! Kalo uda hilang pasti nyalahin orang lain. Kalo salah pasti lempar tanggung jawab ke orang lain. Itu kan gak profesional, efektif atau pun efisien!

* Site Manager gue yang katanya PINTER dan sudah berpengalaman itu, kalo beli barang pasti selalu salah! Gak sesuai standar dan harganya pun selalu berubah setiap waktunya! Gue sering heran, kesel dan merasa aneh aja karena SM gue itu bukannya ngurusin kerjaan lapangan, mala selalu dan selalu panjengin bagian purchasing! ANEH! Dia itu SM bukan Purchasing! Gak seharusnya yang dia urusin itu PURCHASING, tapi dia harusnya ngurusin keterlambatan material, kinerja anak buahnya, progress dan lain sebagainya. Masa dia pun gak tau namanya laporan keuangan! Kan sangat aneh! Wong kondisi perusahaan uda sekarat, pengeluaran sudah membengkak, dia malah tiap sabtu minggu pulang ke MALANG pake mobil perusahaan, bukannya berfikir untuk menekan biaya! Tiap harinya menghamburhamburkan uang yang gak berguna dan gak ada hasilnya!

* Sebagai SM pun dia tidak mampu membuat job desk untuk anak buahnya! Masa sekarang rata-rata SUPERVISOR bertindak juga sebagai PURCHASING?!? Pada hal sudah ada sendiri orang yang menangani Purchasing, jadi untuk apa dia beserta SUPERVISORnya yang berpengalaman itu bertindak sebagai PURCHASING juga?!??!! Namanya kan gak ngerti aturan kerja! Suka sekali mereka itu menghambur-hamburkan uang!
Semua orang boleh jadi PURCHASING juga boleh jadi SUPPLYER. ckckckckck...

2. Berjanji bahwa dengan menyewa Crane 250T tidak akan merugikan perusahaan karena materialnya sudah tersedia dan jika tidak menyewa Crane tersebut maka kita akan merugi karena lagi banyak proyek, kita bisa tidak akan kebagian Crane..

FAKTANYA:
Materialnya gak ada! Materialnya tertahan dipelabuhan Surabaya karena ada masalah Bea Cukai antara Pihak DongFang dengan Bea Cukai sana. Karena Crane ini perusahaanku menjadi rugi banyak! NISTA!!!

3. Berjanji bulan JULI kan murni PROFIT

FAKTANYA:
NET LOSS 4,5M. Sakit hatiiiii....

4. Berjanji akan membuat janji baru

Faktanya: Memang SLaLU BE9iTu... Gak Tau MaLuuuu....

Yang bikin gue kesel karena mereka tidak menghormati perjanjian, tidak menghitung kerugian, dan tidak ada rasa tanggung jawabnya sama sekali. Hanya memikirkan kesenangan dan kepentingan mereka saja! NISTA! NISTA! NISTA!!!!
Apa gunanya hitam diatas putih jika masih saja dilanggar??? Apa gunanya diadakan meeting waktu itu kalo masih aja gak mau ditepati??? Apa gunanya didatangkan AUDITOR (yang katanya sangat handal) dan sudah tanda tangan diatas surat perjanjian kalau masih saja tidak mau ditepati?!?!???? Seharusnya mereka itu dipenjara! karena sudah memalsukan dokumen, tidak menepati janji dan melanggar perjanjian! Seharusnya biaya Tiga Intan itu sudah harus dan dapat dipotong! Wong mereka sudah tanda tangan!

Tapi percuma aja datengin AUDITOR wong si Auditornya itu sama begonya dengan geng nista itu! Gak ada gunanya! Untuk apa bayar Auditor mahal, mending gaji gue aja. Perkara keuangan langsung beres dalam sekejap! Yaelah si Auditornya gak bisa apa-apa. Dia mala lempar tanggung jawab, minta bantuan gue dan orang kepercayaan gue buat bantuin dia ngdata laporan keuangan! Huh! PAYAH!!!!

Dasar Geng NISTA!! I HATE YOU, ALL!! :(

Mau gak mau gue harus ngadepin Geng NISTA itu! Gue harus kuat disini,, demi orang tua gue, demi perusahaan gue, dan demi masa depan. Walau memang sakit, tapi harus dijalani. Mereka mungkin dapat bersenang-senang (sekarang) tapi gak akan lama.. Semoga nantinya akan berakhir dengan baik bagiku dan perusahaanku.


=reyree=

Selasa, Juni 09, 2009

Surprising day!

Rencana ke Waduk Gajah Mungkur ternyata sudah sangat lama. Saya pun baru tahu setelah Firman ngasih tauin pas mancing di belakang kantor. Yang mengusulkan pertama kali ke Pak Asep itu Pak Oki. Dia mau cuma kita - kita aja yang kesana (orang-orang yang tinggal 1 mess sama aku). Cuma rencana itu berubah lantaran Pak Iksan ke Surabaya untuk Inspeksi Material, Om Zuhri ke Jakarta meeting dengan petinggi-petinggi HMS, dan Oki (orang yang merencanakan tapi yang gak mau ikut,, heran deh) sudah punya acara lain. Dia mau ngapelin janda cantik belakang rumah kali. Mentang-mentang Om lagi ke Jakarta, dia bisa kelayapan.. HUUUUU....

Nah akhirnya yang ikut ke Waduk Gajah Mungkur yang berada di Wonogiri, Jawa Tengah, itu saya (pastinya), Firman, Pak Asep dan Pak Roland. Tadinya mau ngajak Ibu Narsih, tapi dia pulang ke Cilacap sih.. Gak jadi deh ngajak dia.

Saya sebenarnya gak tau dimana tepatnya waduk itu berada. Cuma seingat saya sepertinya melintasi jalanan yang menuju ke Solo. Dulu cuma pernah liat plangnya aja. Alhamdulillah berkat kemajuan sistem komunikasi sehingga ditemukannya GPS membuat saya dan tim travelling nyasarnya gak kejauhan. Hehehe..

Rutenya kan lewat Lorok - Pacitan - Wonogiri - Waduk Gajah Mungkur. Tapi ternyata kalo lewat Lorok - Pacitan - Pracimantoro - Waduk Gajah Mungkur bisa lebih cepat. Gak usa muterin gunungnya Wonogiri. Jadi bisa mempersingkat waktu. Lain kali lewatnya pracimantoro aja ahh... :)

Selama dijalan pikiran gue gak konsen,, gara2 dimobil ketawa mulu trs kerjaannya minum aer mulu.. Jadinya kebelet pengen pipis... Kutahan sampai akhirnya sampai juga di tempat tujuan. Alhamdulillah... :D

Pas disana, cacing penghuni perut sudah menabuhkan genderang tanda pengen diisi makanan. Jadinya langsung deh milih warung makan yang terdekat dengan parkiran serta WC. Selagi yang lain pada mesen makanan saya ke WC aja. Dan ternyata gak cuma saya aja yang pengen ke WC, Pak Roland juga ternyata.

Nah pas mau ke WC, saya liat ada kerajinan yang terbuat dari akar wangi. Bentuknya lucu-lucu. Saya langsung jatuh cinta pada pandangan pertama. Tapi ada kebutuhan yang lebih mendesak, yaitu pipis dulu!! Uda gak tahan, booo...

Duh pake ngantri lagi WCnya. Ada bagusnya juga sih,, Saya bisa nanya sama ibu-ibu yang ada disitu. Siapa tau dia tau berapa harga boneka-bonekaannya. Jadi bisa buat refrensi saya kalo mau beli.

Sebenarnya antara niat gak niat sih beli boneka-bonekaannya. Berhubung saya cuma pengen doang, takutnya pas setelah beli malah menyesal dikemudian harinya. Soalnya gak niat-niat banget. Tapi si Pak Roland bilang kalo suka beli aja langsung. Nah saya kan gengsi kalo beli gitu aja tanpa ada tawar menawar dengan pedagangnya.

Saya bilang ke Pak Roland nanti aja. Saya mau kasih tau Pak Asep dulu, siapa tau dia mau. Dan ternyata memang benar, Pak Asep mau boneka-bonekaannya itu. Saya tawar sampai harga yang termurah. Tapi lagi-lagi Pak Roland mengacau dengan mengatakan uda langsung bayar aja di depan si penjualnya. Saya kan jadi kesal. Saya marahi saja tuh orang. Mengganggu saja sih!

Dia jadi diam gitu pas saya marahi dan gak mau lagi ikut campur soal tawar menawar. Trus saya bilang ke Pak Roland, "kira-kira Liqin mau gak yaa kalo dibeliin?"
Pak Roland dengan semangatnya bilang "pasti mau! Coba kamu telpon si Narsih untuk nanyain ke Liqin (orang Cina dari Hubei - Main Contractornya HMS)."

Tapi saya gak enak dan minta dia aja yang nelpon Mbak Narsih. Pak Roland langsung nelpon mbak Narsih dan telponnya langsung ia kasihkan ke saya supaya saya ngomong sendiri ke mbak Narsihnya. Lalu saya utarakan yang saya inginkan. Minta tolong Mbak Narsih untuk menanyakannya langsung ke Liqin.

Mbak Narsih nanya bonekanya itu bentuknya kaya gimana? Terbuat dari apa? Berapa harganya? Saya jawab "Bentuknya macam-macam, ada gajah, kerbau, kuda, dan naga. Terbuat dari Akar Wangi. Harganya Rp.50,000. Tolong tanyain yaa mbak Narsih."

Gak lama mbak Narsih nelpon balik, "Mbak, kata Liqin Ok. Dia mau dibeliin bonekanya."
Pak Roland menyarankan saya beli yang banyak. Sebanyak-banyaknya...
Saya bilang saya rencananya mau beli cuma 3 aja buat Liqin. Trs Pak Roland menyarankan lebih dari 3 soalnya kan banyak orang Cinanya di kantor. Dari Hubei dan ada DongFang juga. Kalo 3 gak cukup. Akhirnya setelah berputar-putar Waduk Gajah Mungkur dan melakukan transaksi tawar menawar dengan pedagang sana, saya berhasil membeli boneka-bonekaannya itu 10.

Dan seluruh boneka itu berhasil saya jual seluruhnya ke orang-orang Cina itu. Seneng deh! Benernya masih ada 2 lagi sih.. Om sih menyarankan saya untuk menjual sisanya itu. Pak Asep aja jadi pengen jual boneka gajahnya itu. Pada hal awalnya boneka gajahnya itu mau dia kasih buat anaknya. Tapi berhubung masih lama disini, bisa lah lain kali dibeli lagi boneka itu untuk anaknya. Tapi itu buat gue pribadi. Agak sayang juga benernya kalo gak dijual, tapi buat kenang-kenangan tak apa lah... :D

Hari yang menyenangkan dan tidak disangka-sangka akan seperti ini. Hehehehe.. Ini namanya Masa Panen Raya! Hahhahahah.. :D

Senin, Juni 08, 2009

Banner untuk Mendukung Ibu Prita Mulyasari

Banner untuk Mendukung Ibu Prita Mulyasari

Shared via AddThis

Main Building






Foto yang berada paling atas merepresentasikan PLTU Pacitan (2x315MW) secara keseluruhan. Lokasinya dekat dengan rumah yang kutinggali. Sejak ada PLTU tempat ini menjadi ramai. Banyak warga sekitar bahkan rumornya orang Solo dan Jogja mampir kemari hanya untuk sekedar melihat proyek PLTU ini seperti apa. Mereka berhenti sebentar untuk foto-foto dengan latar PLTU.

Lumayan bagus juga sih kalo dilihat dari atas. Tapi lebih bagus lagi kalau bisa melihatnya lebih dekat. Oleh karena itu saya ingin menampilkan PLTU dari awal hingga saat ini.

Mari lihat lebih dekat proyek PLTU Pacitan (2x315MW) yang ditangani oleh PT. Hidro Masindo Sentratek.

:)

Pengikut